Wali Kota Pasuruan Minta Bantuan Sanitasi Diperpanjang

Rabu, 25 Mei 2016

JATIMTIMES, PASURUAN – Wali Kota Pasuruan, Setiyono meminta kepada United States Agency for International Development (USAID) supaya memperpanjang masa kerjasamanya bersama pemerintah Kota Pasuruan. Sebab, program USAID yang fokus kepada isu sanitasi dan air bersih dianggap membantu warga Kota Pasuruan.

“Saya minta perpanjang dan saya minta dikembangkan ke kelurahan-kelurahan lain,” katanya, Rabu (25/5/2016).

Selama ini, program USAID melalui Initiatives for Water and Sanitation Improvement through Networking Support (IWINS) telah membangun 15 fasilitas air bersih dan sanitasi.

Pembangunan itu diperkirakan akan memberikan manfaat kepada 5.415 warga Kota Pasuruan.

“Ini sangat membantu kepada Kota Pasuruan karena kebutuhan air bersih sama IPAL komunal tadi,” ungkapnya.

Dijelaskan wali kota, warga Kota Pasuruan yang masih buang air bsar disembarang tempat cukup tinggi. Yakni sekitar 30 persen.

“Masih cukup tinggi juga ya (yang buang air besar sembarangan). Sekitar 30 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia, Heather D’Agnes mengatakan, program tersebut dilakukan untuk membantu Kota Pasuruan dalam mewujudkan universal acces pada tahun 2019. Yaitu 100 persen kebutuhan air bersih terlayani, 0 persen pemukiman kumuh dan 100 persen kebutuhan sanitasi terlayani.

“Kita membantu Kota Pasuruan untuk mempercepat pencapaian akses universal,” ungkapnya. (*)

Pewarta : Andi Hartik
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : Jatimtimes

This post is also available in: English