Kata Walikota, Ribuan Warga di Pasuruan Masih Buang BAB Sembarangan

//Kata Walikota, Ribuan Warga di Pasuruan Masih Buang BAB Sembarangan

Kata Walikota, Ribuan Warga di Pasuruan Masih Buang BAB Sembarangan

Kata Walikota, Ribuan Warga di Pasuruan Masih Buang BAB Sembarangan

Kamis, 07 April 2016.

Otomindonews.com (Pasuruan) –  Wali Kota Pasuruan Setiyono mengungkapkan, warganya masih sulit mengakses air bersih. Hal ini yang menyebabkan 3.746 Jiwa di Kota Pasuruan masih BAB di sungai, tambak dan di pantai. Masalah sanitasi dan pemenuhan air bersih ini disebut menjadi salah satu fokus kerjanya.

“Tidak hanya sanitasi dan air bersih, drainase yang baik juga harus dikejar agar lingkungan bisa sehat,” kata Setiyono, di Kota Pasuruan, Rabu (6 April 2016).

Setiyono sempat menceritakan pengalamannya menyingkirkan kotoran manusia di beberapa lokasi. Dalam kesempatan itu Setiyono juga sempat menyinggung piala Adipura yang langganan diraih Kota Pasuruan tapi sebenarnya hanya pura-pura.

“Parkir masih semrawut, parkir nggak jelas. Penjual juga nggak tertib. Kalau mau ada penilaian (Adipura) ada larangan jangan jualan, kalau selesai jualan lagi. Bersih saat nilai saja. Orang luar bilang ‘masak Kota Pasuruan begini dapat Adipura. Ini Satker-satker harus berpikir keras ini,” jelas walikota.

Di masa kepemimpinannya, Setiyono mendorong semua satker untuk berpikir terbuka terutama menjalin kerjasama dengan pihak swasta untuk mempercepat pembangunan. Segala perijinan investasi harus dipermudah dan tak ada pungutan.

“Saya sudah sampaikan ke semuat Satker agar bekerjasama dengan pihak ketiga, agar investor mau menanamkan modal. Jangan direcoki,” tandasnya.

Terkait sanitasi dan air bersih, Setiyono mengatakan Pemkot Pasuruan melalui PDAM menjalin kerjasama dengan IWINS-USAID untuk membangun septic tank komunal di 10 kelurahan dimana setiap kelurahan dibangun 4 unit dan pembangunan jaringan pipa air bersih melalui master meter di 4 kelurahan, yakni Kepel, Pekuncen, Negmplakrejo dan Kalirejo.

Dengan kerjasama ini, 300 kepala keluarga yang selama ini mendapatkan air bersih dengan cara mengangkutnya dengan jiriken akan mendapat akses air bersih langsung dari pipa.

“Pemkot akan terus tarik pihak ketiga, baik NGO maupun investor demi percepatan pembangunan Kota Pasuruan,” pungkasnya.

Sumber: Otomindonews

This post is also available in: English

By | 2017-07-21T12:38:09+00:00 April 7th, 2016|Berita|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

ERROR: si-captcha.php plugin: GD image support not detected in PHP!

Contact your web host and ask them to enable GD image support for PHP.

ERROR: si-captcha.php plugin: imagepng function not detected in PHP!

Contact your web host and ask them to enable imagepng for PHP.