3.746 Jiwa di Kota Pasuruan Masih BAB Sembarangan

//3.746 Jiwa di Kota Pasuruan Masih BAB Sembarangan

3.746 Jiwa di Kota Pasuruan Masih BAB Sembarangan

3.746 Jiwa di Kota Pasuruan Masih BAB Sembarangan

Rabu, 6 Apr 2016.

Pasuruan – 3.746 Jiwa di Kota Pasuruan masih BAB di sungai, tambak dan di pantai. Wali Kota Pasuruan Setiyono mengaku sedih. Apalagi, warganya masih sulit mengakses air bersih. Masalah sanitasi dan pemenuhan air bersih ini disebut menjadi salah satu fokus kerjanya.

“Tidak hanya sanitasi dan air bersih, drainase yang baik juga harus dikejar agar lingkungan bisa sehat,” kata Setiyono, saat menghadiri Workshop Peningkatan Air Bersih Melalui Master Meter di rumah makan di Kota Pasuruan, Rabu (6/4/2016).

Setiyono sempat menceritakan pengalamannya menyingkirkan kotoran manusia di beberapa lokasi. Dalam kesempatan itu Setiyono juga sempat menyinggung piala Adipura yang langganan diraih Kota Pasuruan tapi sebenarnya hanya pura-pura.

“Parkir masih semrawut, parkir nggak jelas. Penjual juga nggak tertib. Kalau mau ada penilaian (Adipura) ada larangan jangan jualan, kalau selesai jualan lagi. Bersih saat nilai saja. Orang luar bilang ‘masak Kota Pasuruan begini dapat Adipura. Ini Satker-satker harus berpikir keras ini,” jelas wali kota yang dilantik 17 Februari 2016.

Di masa kepemimpinannya, Setiyono mendorong semua satker untuk berpikir terbuka terutama menjalin kerjasama dengan pihak swasta untuk mempercepat pembangunan. Segala perijinan investasi harus dipermudah dan tak ada pungutan.

“Saya sudah sampaikan ke semuat Satker agar bekerjasama dengan pihak ketiga, agar investor mau menanamkan modal. Jangan direcoki,” tandasnya.

Terkait sanitasi dan air bersih, Setiyono mengatakan Pemkot Pasuruan melalui PDAM menjalin kerjasama dengan IWINS-USAID untuk membangun septic tank komunal di 10 kelurahan dimana setiap kelurahan dibangun 4 unit dan pembangunan jaringan pipa air bersih melalui master meter di 4 kelurahan, yakni Kepel, Pekuncen, Negmplakrejo dan Kalirejo.

Dengan kerjasama ini, 300 kepala keluarga yang selama ini mendapatkan air bersih dengan cara mengangkutnya dengan jiriken akan mendapat akses air bersih langsung dari pipa.

“Pemkot akan terus tarik pihak ketiga, baik NGO maupun investor demi percepatan pembangunan Kota Pasuruan,” pungkasnya.

(fat/fat)

Sumber: Detik.com

This post is also available in: English

By | 2017-07-21T12:38:11+00:00 April 6th, 2016|Berita|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

ERROR: si-captcha.php plugin: GD image support not detected in PHP!

Contact your web host and ask them to enable GD image support for PHP.

ERROR: si-captcha.php plugin: imagepng function not detected in PHP!

Contact your web host and ask them to enable imagepng for PHP.